25 November 2008 102 Comments

Video Aborsi Siswi SMAN Pasuruan

Mendengar Suara Pelajar tentang Video Aborsi Siswi SMAN di Kota Pasuruan

Terkenal karena Cantik dan Pintar

Rekaman Video Aborsi yang dilakukan D, siswi sebuah SMA Negeri di Kota Pasuruan mengejutkan dunia pendidikan. Termasuk para pelajar di SMAN tempat D bersekolah.

FANDI ARMANTO, Pasuruan

—————————————————–

Video Aborsi Siswi SMAN Pasuruan

Sabtu (22/11) siang itu bel panjang berbunyi di SMAN tempat D bersekolah. Pertanda jam belajar di sekolah yang terletak di perbatasan Kota dan Kabupaten Pasuruan hari itu telah berakhir. Sekitar pukul 12.05, gerbang depan sekolah yang bercat hijau itu pun dibuka oleh security bernama Afif.

Video Aborsi

Tak berselang lama kemudian para pelajar berseragam pramuka berhamburan keluar. Sebagian dari mereka ada yang langsung menuju tempat parkir untuk mengambil sepeda motornya. Namun ada pula yang memilih duduk-duduk di depan teras gerbang sekolah.

Video Aborsi

An, siswa kelas dua sekolah tersebut siang itu tak langsung pulang. Dia masih menunggu rapat Pramuka. Ketika ditanya soal berita Video Aborsi, An langsung paham. “Kan sudah ada di koran, Mas. Tapi memang benar siswi tersebut berasal dari sekolah ini,” katanya.

Ia sendiri mengaku mengetahui adanya Video Aborsi itu Sabtu pagi ketika para temannya ramai membicarakan berita di Radar Bromo. Menurutnya, hari itu teman-temannya ramai membahas kasus tersebut.

An mengaku kenal baik dengan D, siswi yang ada dalam Video Aborsi itu. Menurutnya, D sangat terkenal di sekolah. Baik karena kecantikannya maupun kepintarannya.

“Dia duduk di kelas dua IPA. Saya akui ia memang pintar dan mudah bergaul dengan siapa saja. Tapi saya tidak menyangka ternyata D bisa berbuat Video Aborsi , kata An sambil menyatakan bahwa Sabtu itu D tidak tampak di sekolah.

Tentang kejadian persisnya Video Aborsi itu direkam, An tidak begitu paham. “Saya dengar kejadian itu dilakukan pada waktu bulan Ramadan. Tapi nggak tahu mana yang benar,” ujarnya.

An menyebutkan, D memang punya pacar di sekolah. Pacarnya itu bukan dari satu sekolah. “Setiap pulang sekolah D selalu dijemput dengan mobil. Ya sama pacarnya itu. Kadang pakai sedan kadang pakai Toyota Kijang. Tapi seringkali pacarnya itu menyusul pakai Baleno warna hitam,” katanya.

Berbeda dengan An, siswi kelas dua IPS Sal ketika ditemui mengaku tidak begitu mengenal D. Namun ia juga mendengar berita miring tentang salah satu temannya itu. “Saya aja dengar dari dari teman-teman di kelas tadi (Sabtu). Tapi, saya sendiri tidak terlalu memperhatikan masalah Video Aborsi. Hanya sempat kaget juga kenapa mesti sekolah kami,” katanya.

Sementara, sebuah ruang kelas siang itu dipenuhi pengurus OSIS. Di dalamnya ada sekitar dua puluh siswa yang mengadakan pertemuan. Di tengah rapat itu salah satu pengurus OSIS, Arif, keluar untuk beristirahat. Ia yang terpisah dari temannya itu sedikit mengelak ketika ditanya tentang berita Video Aborsi

“Terus terang kami tidak berani memberikan informasi Video Aborsi . Tadi guru-guru sudah sepakat agar jangan bercerita. Maaf ya mas,” ujarnya. Namun ia tidak mengelak ketika ditanya tentang kebenaran berita aborsi. Sayangnya Arif yang langsung dikerubuti teman-teman OSIS-nya itu langsung menyuruh untuk bertemu dengan pihak guru.

Jika Arif dkk enggan berkomentar tentang Video Aborsi ,  beda lagi dengan Am, siswa SMAN tersebut yang siang itu menunggu angkot untuk pulang. Begitu didekati Radar Bromo, siswa kelas satu itu langsung melepas tas di pundaknya dan mengambil duduk di depan sekolahnya.

“Ya dari cerita teman-teman tadi (Sabtu) di jam pelajaran memang selalu berkaitan dengan masalah itu. Tapi, saya sendiri tidak mengenal siapa siswa yang melakukan Video Aborsi itu,” katanya.

Am mengatakan, Sabtu pagi itu sebelum masuk kelas semua murid SMAN itu dikumpulkan. Mereka diharuskan mendengar ceramah dari kepala sekolah. “Ceramahnya tentang seks bebas. Kami semua disarankan agar tidak sampai mengalami kejadian sejenis,” kata Am.

Ia sendiri merasa iba dengan apa yang dilakukan temannya, D. Am menganggap kejadian Video Aborsi adalah hasil dari ulah D sendiri. Ia hanya berharap yang lain tidak sampai terlibat kasus serupa.

Sementara, tiga siswa sekolah tersebut, yakni Arif, Agung dan Budi yang siang itu sedang duduk menikmati sebungkus es ini hanya tersenyum ketika ditanya soal Video Aborsi temannya. Mereka hanya sepakat menganggap D terjebak lingkaran setan. “Semua orang kan sudah tahu kalau seks bebas itu enak tapi berbahaya. Bahaya buat kita sendiri dan bahaya buat masa depan,” ucap Agung seraya pamit pulang.

Sumber : jawapos.com



About Author:
Okti Ragil Suharno. SEO Analyst, Social Media Consultant, Social Network Master, Blogging. Visit Me Okti Ragil Suharno On Google+

Tags:

102 Responses to “Video Aborsi Siswi SMAN Pasuruan”

  1. bugil 23 March 2010 at 08:20 #

    Hey, guy, your blog is nice. It can bring me many useful information.

  2. edypurnomox 17 June 2010 at 20:18 #

    tu kan urusan masing2


Leave a Reply

*