<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tips Jika Di Tilang Polisi</title>
	<atom:link href="http://agills.com/seleb/tips-jika-di-tilang-polisi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agills.com/seleb/tips-jika-di-tilang-polisi</link>
	<description>Anything Is Posible</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Jan 2012 05:02:49 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: edi dosa</title>
		<link>http://agills.com/seleb/tips-jika-di-tilang-polisi/comment-page-1#comment-15327</link>
		<dc:creator>edi dosa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Sep 2010 06:41:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agills.com/?p=382#comment-15327</guid>
		<description>saya pernah distop oleh polisi di sekitar jalan Marmoyo depan kebun binatang surabaya . Waktu itu lampu hijau berubah ke kuning dan saya nyelonong masuk . Dari arah sebelah kiri perempatan jalan lampu masih merah kebiasan orang surabaya meskipun lampu di depannya masih merah kalau kendaraan dari arah lawannya sudah sepi mereka langsung masuk saja . Polisi di depan saya menghentikan kendaraan yang saya kendarai dihalaunya saya ketepi dalam hati saya berkata wah.......bayar setoran lagi nih . setelah saya berhenti di tepi jalan polisi menyalami saya :

polisi  : selamat siang pak 
saya    : selamat siang juga pak
polisi  : lihat SIM &amp; STNK 
saya    : salah saya apa pak ?
polisi  : tunjukkan dulu SIM &amp; STNK nya
saya    : saya tidak mau menunjukkan SIM &amp; STNK  sebelum   
          bapak menunjukkan kesalahan saya 
polisi  : kamu melawan saya
saya    : saya tidak melawan bapak saya cuma mau bapak 
          tunjukkan dulu kesalahan saya baru saya kasih SIM 
          &amp; STNK saya kepada bapak, kalau bapak tidak 
          setuju boleh kita selesaikan dikantor bapak 

polisi itu memaksa dengan berbicara keras sayapun juga berbicara keras dalam hati saya berkata, saya posisi benar mau diajak kemanapun berani . Setelah polisi itu kalah berdebat dia menunjukkan kesalahan saya yang dia sangkakan pada saya.

polisi : kamu tadi melewati trafic light posisi lampu sudah
         merah jadi kamu melanggar undang2 lalu lintas.
saya   : saya tidak melanggar peraturan pak saya masuk tadi 
         lampu masih kuning bapak jangan salah paham .
saya   : dari mana bapak tau lampu didepan saya sudah 
         merah padahal posisi bapak di belakang trafic 
         light .
polisi  : kalau lampu di depan kamu masih kuning kenapa   
          kendaraan dari arah samping sudah jalan semua ?
saya   :  bapak jangan lihat kendaraan dari samping orang 
          surabaya memang kebiasaannya seperti itu biarpun  
          lampu masih merah kalau mereka sudah nggak sabar 
          terus arah lawannya sudah sepi maka terus saja 
          mereka nyelonong masuk, mana bisa itu dibuat 
          acuan. 

setelah polisi itu merasa kalah dalam berdebat dia mulai kendor nada bicaranya , saya lihat expresi wajahnya sudah tidak tegang seperti semula . dengan perasaan agak malu dia suruh saya menunjukkan SIM &amp; STNK saya , saya pun juga agak kendor melihat polisi itu kalah berdebat.Akhirnya saya memberikan SIM &amp; STNK saya kepadanya sembari saya mengeluarkan pernyataan kepadanya &quot; kalau saya ditilang bapak akan saya komplain di depan atasan bapak &quot; . Mungkin nyali polisi itu ciut juga mendengar nada bicara saya yang tidak ada takutnya sama sekali setelah melihat2 sim &amp; stnk saya dia kembalikan sim &amp; stnk saya sambil menasehati saya , &quot; hati2 kalau melewati perempatan karena pemakai jalan disini kurang disiplin meskipun lampu masih merah mereka biasa nyerobot saja &quot;. Saya menjawab terima kasih pak nasehatnya dalam hati saya berkata &quot;lebih berterima kasih lagi karena bapak tidak menilang saya he.....he.....
jadi saya berharap kepada para pembaca kalau kita memang benar2 tidak salah tidak usah takut2 berdebat dengan polisi mereka manusia juga sama dengan kita bisa salah bisa juga benar .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya pernah distop oleh polisi di sekitar jalan Marmoyo depan kebun binatang surabaya . Waktu itu lampu hijau berubah ke kuning dan saya nyelonong masuk . Dari arah sebelah kiri perempatan jalan lampu masih merah kebiasan orang surabaya meskipun lampu di depannya masih merah kalau kendaraan dari arah lawannya sudah sepi mereka langsung masuk saja . Polisi di depan saya menghentikan kendaraan yang saya kendarai dihalaunya saya ketepi dalam hati saya berkata wah&#8230;&#8230;.bayar setoran lagi nih . setelah saya berhenti di tepi jalan polisi menyalami saya :</p>
<p>polisi  : selamat siang pak<br />
saya    : selamat siang juga pak<br />
polisi  : lihat SIM &amp; STNK<br />
saya    : salah saya apa pak ?<br />
polisi  : tunjukkan dulu SIM &amp; STNK nya<br />
saya    : saya tidak mau menunjukkan SIM &amp; STNK  sebelum<br />
          bapak menunjukkan kesalahan saya<br />
polisi  : kamu melawan saya<br />
saya    : saya tidak melawan bapak saya cuma mau bapak<br />
          tunjukkan dulu kesalahan saya baru saya kasih SIM<br />
          &amp; STNK saya kepada bapak, kalau bapak tidak<br />
          setuju boleh kita selesaikan dikantor bapak </p>
<p>polisi itu memaksa dengan berbicara keras sayapun juga berbicara keras dalam hati saya berkata, saya posisi benar mau diajak kemanapun berani . Setelah polisi itu kalah berdebat dia menunjukkan kesalahan saya yang dia sangkakan pada saya.</p>
<p>polisi : kamu tadi melewati trafic light posisi lampu sudah<br />
         merah jadi kamu melanggar undang2 lalu lintas.<br />
saya   : saya tidak melanggar peraturan pak saya masuk tadi<br />
         lampu masih kuning bapak jangan salah paham .<br />
saya   : dari mana bapak tau lampu didepan saya sudah<br />
         merah padahal posisi bapak di belakang trafic<br />
         light .<br />
polisi  : kalau lampu di depan kamu masih kuning kenapa<br />
          kendaraan dari arah samping sudah jalan semua ?<br />
saya   :  bapak jangan lihat kendaraan dari samping orang<br />
          surabaya memang kebiasaannya seperti itu biarpun<br />
          lampu masih merah kalau mereka sudah nggak sabar<br />
          terus arah lawannya sudah sepi maka terus saja<br />
          mereka nyelonong masuk, mana bisa itu dibuat<br />
          acuan. </p>
<p>setelah polisi itu merasa kalah dalam berdebat dia mulai kendor nada bicaranya , saya lihat expresi wajahnya sudah tidak tegang seperti semula . dengan perasaan agak malu dia suruh saya menunjukkan SIM &amp; STNK saya , saya pun juga agak kendor melihat polisi itu kalah berdebat.Akhirnya saya memberikan SIM &amp; STNK saya kepadanya sembari saya mengeluarkan pernyataan kepadanya &#8221; kalau saya ditilang bapak akan saya komplain di depan atasan bapak &#8221; . Mungkin nyali polisi itu ciut juga mendengar nada bicara saya yang tidak ada takutnya sama sekali setelah melihat2 sim &amp; stnk saya dia kembalikan sim &amp; stnk saya sambil menasehati saya , &#8221; hati2 kalau melewati perempatan karena pemakai jalan disini kurang disiplin meskipun lampu masih merah mereka biasa nyerobot saja &#8220;. Saya menjawab terima kasih pak nasehatnya dalam hati saya berkata &#8220;lebih berterima kasih lagi karena bapak tidak menilang saya he&#8230;..he&#8230;..<br />
jadi saya berharap kepada para pembaca kalau kita memang benar2 tidak salah tidak usah takut2 berdebat dengan polisi mereka manusia juga sama dengan kita bisa salah bisa juga benar .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Raden</title>
		<link>http://agills.com/seleb/tips-jika-di-tilang-polisi/comment-page-1#comment-6722</link>
		<dc:creator>Raden</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Apr 2010 13:39:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agills.com/?p=382#comment-6722</guid>
		<description>Melihat para oknum Polisi Nakal..., saya hanya bisa berdo&#039;a..., Semoga Para Oknum Polisi yang makan Duit hasil tilang dimasukkan Neraka Jahannam, Hidupnya selalu sengsara walaupun kaya raya, anak keturunannya menyengsarakan dirinya, sebelum mereka mau bertobat..., Amiin....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Melihat para oknum Polisi Nakal&#8230;, saya hanya bisa berdo&#8217;a&#8230;, Semoga Para Oknum Polisi yang makan Duit hasil tilang dimasukkan Neraka Jahannam, Hidupnya selalu sengsara walaupun kaya raya, anak keturunannya menyengsarakan dirinya, sebelum mereka mau bertobat&#8230;, Amiin&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

