7 December 2008 0 Comments

Perbedaan Router dan Switch

<!– @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>

Router dan switch biasanya digunakan di jaringan local area Ethernet. Bagaimanapun, kedua device jaringan tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Baik penggunaan Router atau switch atau keduanya bergantung pada kapasitas jaringan dan jumlah traffic dalam proses di jaringan yang dibutuhkan.

Function
Router jaringan memiliki fungsi di layer 3 dari model lapisan OSI (Open Systems Interconnection), atau yang dikenal dengan nama Network Layer. Router merupakan device yang memiliki inteligensi untuk mengirim paket data ke alamat IP (Internet Protocol) yang spesifik. Sedangkan switch melakukan fungsinya di layer 2 atau di Data Layer. switch akan menguji data dan menentukan alamat MAC (Media Access Control) yang dituju.

Features
Router dan switch sama-sama menggunakan protocol Ethernet untuk mengirim dan menerima data. Beberapa Router dan switch menggunakan Fast Ethernet, yang beroperasi dengan kecepatan 10 atau 100Mbps (Megabit per second). Terdapat Router gigabit, sedangkan swith memiliki kecepatan hingga 1,000Mbps. Router memiliki fitur keamanan seperti firewall built-in dan kemampuan filtering alamat IP. Sedangkan untuk switch memiliki fitur hasil perpaduan yang dimiliki bridge dan hub. Seperti bridge, sebuah switch akan mengirim data ke alamat fisik MAC. switch juga seperti hub, yang memiliki banyak port untuk koneksi computer ke jaringan.

Type
Router dan switch hadir dalam versi wireless dan wired. Kebanyakan wireless Router juga dapat digunakan untuk setup jaringan berkabel (wired). Beberapa model switch yang baru bahkan juga mampu menjalankan fungsi di Network Layer atau layer 3 dari model OSI, yang biasa dinamakan layer 3 atau IP switch.

Additional Information
Kebanyakan jaringan LAN (Local Area Networks) membutuhkan Router dan multi access point. Sejak Router dapat digunakan juga sebagai switch, maka jika harus menambah switch lagi, dirasa kurang perlu untuk kebanyakan jaringan rumah. switch hanya diperlukan jika trafik jaringan mulai melambat. Selain itu, IP switch biasanya mahal dan tidak memiliki aplikasi di jaringan small home. Untuk jaringan LAN kecil, gigabit Router menawarkan kecepatan tinggi dengan harga yang lebih murah dibandingkan switch.

Benefits
Router jaringan mampu untuk mengkoneksikan jaringan yang berbeda. Untuk penggunaan versi home, Router sering digunakan untuk koneksi LAN ke Internet, dan share koneksi broadband Internet dengan computer lain. Sementara switch tidak mampu melakukan hal tersebut. switch memiliki 16 port atau lebih untuk koneksi multi computer dalam sebuah jaringan LAN. Kinerja switch juga lebih cepat daripada Router.

Sumber : beritanet.com



About Author:
Okti Ragil Suharno. SEO Analyst, Social Media Consultant, Social Network Master, Blogging. Visit Me Okti Ragil Suharno On Google+

Tags:

Leave a Reply

*