Opera VS Google Chrome Siapa Yang Paling Cepat?

Pengembang Opera kembali membuat pengembangan versi terbaru, Opera 9.6 agar dapat bertanding dengan Google Chrome. Namun, jika Chrome dan Opera disejajarkan, ada kompetisi yang sehat diantaranya. Kedua browser telah dites di sebuah IBM ThinkPad yang berjalan di sistem XP Professional dengan memory 2GB. Kemudian satu situs yang memiliki load grafis sangat berat, papervision3d.org, diujicobakan untuk dibuka di kedua browser. Opera mampu me-load situs tersebut dalam waktu 20 detik, sedangkan Chrome 30 detik.

Untuk masalah pengalaman, browser Opera jauh lebih berpengalaman dibandingkan Google Chrome Chrome, terutama untuk versi Opera 9.6 yang customizable. Sebagai contoh, sebuah RSS feed reader memudahkan user untuk mengorganisasi feed atau memberinya label “Valuable” atau “Funny”. Sedangkan Google Chrome tidak memiliki manager RSS, dan ketika feed masuk ke Google Chrome, user harus mendownload sebuah reader seperti FeedDemon atau RSSOwl.

Opera juga memiliki email client built-in yang dapat menggabungkan feeds dan Notes. Sistem pencarian dalam search bar juga dapat diubah-ubah sesuai keinginan user dan juga ada shortcut keyboard yang dapat langsung mengarah ke situs yang dimaksud. Sebagai contoh, user dapat melihat channelweb.com hanya dengan memasukkan “ch” ke search bar. Fitur Opera 9.6 ini dapat digunakan untuk sinkronisasi Speed Dial, bookmark, custom search, history, dan note untuk port antar computer.

Manajemen bookmark lebih lengkap di Opera. Bookmark di Opera dapat diberikan nickname dan deskripsi, walaupun URL situs tidak diketahui. Sedangkan di Google Chrome, tidak ada yang bisa dilakukan dengan bookmark, selain membuat direktori khusus untuk memasukkan bookmark. Opera memiliki banyak skin, widget, dan tool pengembangan yang membuatnya semakin fleksibel untuk user. Opera dapat dibuka di home page yang dari sesi yang telah disimpan atau dengan loading multi halaman tab.

Baik Opera dan Google Chrome memiliki fitur manajemen password dan keduanya dapat mengidentifikasi situs dengan SSL Extended Validation. Bagi user yang ingin browser lebih cepat, ringan, dengan maintenance yang rendah, Google Chrome mungkin bisa menjadi jawabannya. Untuk yang menginginkan sisi kustomisasi yang tinggi plus performance bagus, Opera 9.6 bisa menjadi solusinya.

Sumber : beritanet.com

One thought on “Opera VS Google Chrome Siapa Yang Paling Cepat?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *