Mitos Diet – Bagian Kedua

Mitos: Menghindari makan merupakan cara yang baik menurunkan berat badan
Fakta: Studi-studi menunjukkan bahwa orang-orang yang tidak sarapan pagi dan makan lebih sedikit dalam sehari cenderung lebih gemuk daripada orang-orang yang makan sarapan sehat dan makan 4-5 kali sehari.

Hal ini karena orang-orang yang menghindari makan cenderung merasa lebih lapar beberapa waktu kemudian dan makan lebih banyak dari porsi makan mereka sebelumnya. Sedangkan, makan beberapa kali dengan porsi kecil bisa membantu mengontrol selera makan.

Tips: Makanlah dalam porsi kecil beberapa kali dalam sehari dengan mengkonsumsi berbagai makanan yang sehat, rendah lemak, dan rendah kalori.

Mitos: makan setelah jam 8 malam menyebabkan kenaikan berat badanFakta: tidak masalah jam berapa Anda makan. Apa dan berapa banyak yang Anda makan serta berapa banyak aktifitas fisik yang Anda lakukan sepanjang hari yang menentukan penambahan, penurunan, atau penjagaan keseimbangan berat badan Anda. Tidak masalah kapan Anda makan, tubuh Anda akan menyimpan kalori ekstra sebagai lemak.

Tips: Jika Anda ingin mengkonsumsi makanan ringan sebelum tidur, pikirkan berapa kalori yang sudah Anda konsumsi sepanjang hari dan cobalah menghindari mengkonsumsi snack di depan TV pada malam hari.

Mitos aktivitas fisik

Mitos: angkat beban tidak bagus untuk menurunkan berat badan karena akan membuat tubuh Anda bertambah besar
Fakta: mengangkat beban atau melakukan aktifitas yang menguatkan seperti push-up atau latihan lainnya pada dasarnya membantu mempertahankan dan menurunkan berat badan. Aktivitas ini membantu membangun otot, dan otot membakar lebih banyak kalori daripada lemak tubuh. Jadi, jika Anda lebih berotot, Anda bisa membakar lebih banyak kalori, bahkan saat Anda duduk diam.

Melakukan aktifitas yang menguatkan 2 atau 3 hari dalam seminggu tidak akan membuat otot Anda jauh bertambah besar. Hanya latihan yang terus-menerus dan bertahap yang dapat membangun otot-otot yang sangat besar.

Tips: Sebagai tambahan olahraga dari aktifitas rutin yang paling sedikitnya 30 menit latihan fisik (seperti jalan 2 mil dalam 30 menit) sehari dalam setiap minggunya, cobalah lakukan aktifitas yang menguatkan 2-3 hari seminggu. Anda bisa mengangkat beban, melakukan push up, sit up, atau melakukan kegiatan rumah tangga atau berkebun yang membuat Anda mengangkat atau menggali.

Mitos tentang makanan

Mitos: Kacang-kacangan membuat gemuk dan sebaiknya dihindari jika Anda ingin menurunkan berat badan
Fakta: Kacang bisa menjadi bagian program penurunan berat badan jika dikonsumsi dalam porsi kecil. Kacang kaya akan lemak dan kalori. Akan tetapi, sebagian besar kacang-kacangan mengandung lemak sehat yang tidak menyumbat arteri. Kacang-kacangan juga merupakan sumber protein yang bagus, serat, serta mineral termasuk magnesium dan tembaga.

Tips: nikmatilah kacang-kacangan dalam porsi kecil. 1/3 gelas dari berbagai jenis kacang mengandung sekitar 270 kalori.

Mitos: mengkonsumsi daging merah tidak baik untuk kesehatan dan membuat Anda semakin susah menurunkan berat badan
Fakta: mengkonsumsi daging tanpa lemak dalam porsi kecil bisa menjadi bagian program penurunan berat badan. Daging merah, ayam, dan ikan mengandung beberapa kolesterol dan lemak jenuh (lemak yang paling tidak sehat), Selain itu, daging ini juga mengandung nutrisi sehat seperti protein, besi, dan seng.

Tips: pilihlah potongan daging yang rendah lemak dan buanglah semua lemak yang tampak. Daging yang rendah lemak termasuk tenderloin, sirloin, serta daging sapi yang tanpa lemak. Perhatikan juga porsinya. Satu takaran saji sekitar 2-3 ons daging masak atau sekitar satu pak kartu.

Mitos: produk-produk susu berlemak dan tidak sehat
Fakta: susu rendah lemak dan susu tanpa lemak, yogurt, serta keju sama bernutrisinya dengan semua produk-produk susu, tetapi lebih rendah lemak dan kalorinya. Produk-produk susu mengandung banyak nutrisi yang diperlukan tubuh. Produk ini mengandung protein yang berfungsi untuk membangun otot dan membantu oragan-organ tubuh bekerja dengan baik, serta kalsium untuk menguatkan tulang. Sebagian besar susu dan yogurt mengandung vitamin D yang membantu tubuh menggunakan kalsium.

Tips: bagi Anda yang berusia 9-18 dan berusia di atas 50 tahun dianjurkan untuk mengkonsumsi 3 takar saji susu, yogurt, serta keju dalam sehari. Usia dewasa 19-49 memerlukan 2 takar sehari, bahkan saat mencoba menurunkan berat badan. Satu takar setara dengan 1 cangkir susu atau yogurt, 1 1/2 ons keju seperti keju parut.

Mitos: menjadi vegetarian berarti pasti menurunkan berat badan dan menjadi lebih sehat
Fakta: penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang menjalani pola makan vegetarian, mengkonsumsi lebih sedikit kalori dan lemak dibandingkan dengan meraka yang non-vegetarian. Mereka juga cenderung mempunyai berat dan tinggi badan yang lebih rendah daripada non-vegetarian. Melakukan pola makan vegetarian dengan makanan yang mengandung sedikit lemak bisa membantu menurunkan berat badan. Tetapi, vegetarian, seperti non vegetarian bisa memilih makanan yang berkontribusi dalam menambah berat badan, seperti mengkonsumsi makanan berlemak tinggi, makanan berkalori tinggi atau makanan dengan sedikit atau tanpa nutrisi.

Diet vegetarian sebaiknya direncanakan sebaik diet non-vegetarian agar bisa seimbang. Nutrisi yang biasanya didapat oleh para non-vegetarian dari hewan tetapi tidak selalu didapat oleh para vegetarian adalah besi, kalsium, vitamin D, vitamin B12, seng, dan protein.

Tips: pilihlah daftar menu diet vegetarian yang rendah lemak dan menyediakan semua nutrisi yang diperlukan tubuh.

Sumber : mediaindonesia.com

2 thoughts on “Mitos Diet – Bagian Kedua”

  1. hallo salam kenal,
    saya hanya mau mengomentari ttg mitos seputar vegetarian. Maaf kalo boleh tahu yg mengadakan penelitian bahwa org vege berat badan dan juga tingginya lebih rendah siapa ya? Karena setahu saya, anak yg vegetarian, jauh lebih besar dan tinggi dibandingkan anak yg non vege, ini bisa dibuktikan lewat anak saya atau teman2 saya yg hampir sebagian besar anak vege. Selain itu anggapan salah bahwa org vege tidak mendapatkan zat besi, vit D, seng, protein dan B12. Bayam dan sayuran berhijau daun adalah zat besi terbaik didunia, Kacang, biji2an, tepung, gandum adalah sumber protein yg lebih tinggi dibandingkan daging, matahari pagi adalah sumber vitamin D yang bagus, seng bisa didapatkan dalam sayuran dan buah. Sebaiknya artikel anda harus seimbang dalam menilai pola makan vegetarian, dan juga penelitinya harus tahu siapa, agar informasinya tidak bias. Terimakasih. GO VEGETARIAN, GO GREEN, AND SAVE THE PLANET.

    MITHA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *