7 December 2008 0 Comments

Cara Mengatasi Diare, Muntah dan Hidung Tersumbat

SAAT jagoan kecil Anda tiba-tiba hilang nafsu makannya, Anda selaku orangtua tentu harus segera mengambil tindakan dengan mengamati gejala-gejalanya. Sebab gejala tentu menggambarkan penyakit yang tengah diderita si kecil.

Nah, setelah mengamati gejala-gejalanya, lalu menduga penyakitnya, berikut ini langkah-langkah praktis untuk mengatasinya.

Atasi Hidung Tersumbat!

Ingatlah petunjuk ini bila si kecil mengalami gejala hidung tersumbat. Kalau si kecil kedinginan dan tidak bisa bernafas dengan baik, utamanya bayi. Sangatlah sulit baginya untuk makan atau minum. Dan, saat hidung-tersambung pada pangkal mulut-terdapat lendir yang tidak bisa berpindah pada kerongkongan anak Anda. Hal itu menyebabkan si kecil hilang selera makannya, tapi bisa juga membuat hidung tersumbat atau mual. Bila hal itu terjadi, usahakan si kecil makan (atau setidaknya minum). Lalu, ikuti tip mengeluarkan lendir dihidung!

1. Menunggu. Jangan menawarkan apapun, entah itu makan atau minum kepada si kecil, saat dia baru saja bangun dari tidurnya. Tunggulah hingga lendir yang terkumpul hilang dengan sendirinya.

2. Tengadahkan. Sanggalah kepala anak untuk membantu mengeluarkan lendir.

3. Uapkan. Untuk menghilangkan lendir, Pakailah nebulizer-penguap hidung-dalam posisi anak berbaring. Bila anak yang agak besar, dudukkanlah dia di kamar yang beruap atau mandi dengan air hangat.

4. Hilangkan. Sebagian besar anak tidak bisa membuang lendir hidung. Untuk bayi dan batita, coba bersihkan lendirnya dengan obat tetes hidung dan obat semprot.

Atasi Muntah!

Gejala yang paling dapat dideteksi saat si kecil muntah, biasanya karena dia mengalami masalah perut. Nah, untuk merawatnya cukup sulit. Tapi jangan khawatir, sodorilah minuman (lalu, makanan). Syaratnya, jangan sampai dia berontak.

Sering-seringlah berikan dia cairan, meski hanya satu atau dua sendok teh tiap lima atau sepuluh menit. Kalau anak Anda sangat haus dan ingin segera meneguk minum, coba memperlambatnya dengan menawarkan air soda dingin, jelly, atau mintalah dia untuk minum dengan sendok. Lakukanlah hal itu setelah dia melepeh makanan atau menyembur minumannya.

Atasi Diare!

Dalam kasus diare, setelah sistem pencernaannya pulih, maka selera makannya pun membaik. Biasanya, penyebab diare adalah makanan yang terkontiminasi bakteri. Jadi, jangan tunda untuk memerhatikan makanan yang diasupnya.

Untuk mengatasi diare ada beberapa makanan yang bisa menahan laju diare, yaitu pisang, nasi, apel, dan roti panggang. Selain itu, dokter anak menyarankan agar si kecil mengasup makanan yang banyak mengandung cairan. Lalu, hindari makanan berlemak dan kadar gula tinggi, termasuk jus buah dan merang.

Terakhir, anak yang terkena diare, biasanya kehilangan banyak mineral. Jadi, dia musti minum minuman yang mengandung elektrolit.

Sumber : okezone.com



About Author:
Okti Ragil Suharno. SEO Analyst, Social Media Consultant, Social Network Master, Blogging. Visit Me Okti Ragil Suharno On Google+

Tags:

Leave a Reply

*